KONTAN | Kamis, 26 Desember 2019 / 12:32 WIB

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kementerian Koordinator bidang Perekonomian memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami peningkatan di kuartal keempat tahun ini, yaitu sebesar 5,06% year-on-year (yoy).

Proyeksi pertumbuhan tersebut lebih tinggi dibandingkan realisasi pertumbuhan kuartal sebelumnya yang hanya mencapai 5,02% yoy.

Sekretaris Kementerian Koordinator bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengatakan, Kemenko mengestimasi pertumbuhan ekonomi Indonesia secara keseluruhan tahun (full year) 2019 sebesar 5,05% yoy.

“Merefleksikan kondisi ekonomi sampai dengan triwulan ketiga, serta di tengah ketidakpastian dan perlambatan ekonomi global, ekonomi Indonesia kami prediksi masih mampu mencatatkan pertumbuhan di atas 5%,” ujar Susiwijono saat mengulas Ekonomi 2019 dan Outlook Ekonomi 2020 belum lama ini.

Dilihat dari komponen pengeluarannya, pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2019 meningkat didorong oleh konsumsi rumah tangga yang diproyeksi mencapai 5,03%, lebih tinggi dari kuartal III yang hanya 5,01%.

Secara full year, pertumbuhan konsumsi rumah tangga diproyeksi sebesar 5,06% yoy.

Konsumsi pemerintah juga diperkirakan tumbuh lebih tinggi yaitu 1,95% dibandingkan kuartal sebelumnya yang hanya 0,98%. Dengan demikian, pertumbuhan konsumsi pemerintah sepanjang tahun ini diperkirakan mencapai 3,75% yoy.

Meski begitu, konsumsi Lembaga Non Profit yang melayani Rumah Tangga (LNPRT) diprediksi mengalami perlambatan, tumbuh hanya 4,43% pada kuartal empat, dibandingkan kuartal lalu yang sebesar 7,44%. Untuk keseluruhan tahun ini, pertumbuhan konsumsi LPNRT diprediksi 10,86% yoy.

Adapun, komponen investasi atau pembentukan modal tetap bruto (PMTB) juga diprediksi membaik pada kuartal IV-2019 yaitu tumbuh 4,75%, sedikit lebih tinggi dari kuartal sebelumnya 4,21%. Secara  full year, pertumbuhan investasi diestimasi mencapai 4,74% yoy.

Demikian juga dengan pertumbuhan ekspor yang diperhitungkan mencapai 0,9%, lebih baik dari kuartal lalu yang hanya tumbuh sebesar 0,02%. Meski begitu, pertumbuhan ekspor sepanjang 2019 diproyeksi tumbuh negatif, yaitu -0,7% yoy.

Begitu pun dengan pertumbuhan impor yang diperkirakan masih mengalami kontraksi yaitu -8,46% pada kuartal keempat, sedikit membaik dari kontraksi di kuartal ketiga yang sebesar -8,61%.

SOURCE : https://nasional.kontan.co.id/news/kemenko-perekonomian-proyeksi-pertumbuhan-ekonomi-kuartal-iv-2019-sebesar-506