KONTAN | Senin, 03 Mei 2021 / 09:42 WIB

 

KONTAN.CO.ID –  JAKARTA. Kinerja manufaktur Indonesia kembali berada di rekor tertingginya pada April 2021. IHS Markit mencatat, Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia pada bulan April 2021 sebesar 54,6 atau naik dari 53,2 pada bulan Maret 2021.

Direktur Ekonomi IHS Markit, Andrew Harker, mengatakan, meningkatnya produksi manufaktur Indonesia pada bulan lalu, seiring dengan adanya ekspansi permintaan baru yang sangat kuat.

“Yang menggembirakan, total bisnis baru didukung oleh kenaikan pertama pada ekspor sejak pandemi Covid-19 melanda karena permintaan internasional menunjukkan tanda-tanda perbaikan,” ujar Harker dalam laporannya, Senin (3/5).

Namun, Harker menyayangkan, pertumbuhan permintaan baru yang menguat ini tidak menggerakkan hati perusahaan untuk menambah karyawan baru.

Sehingga ke depannya, ia berharap, perusahaan manufaktur mulai menambah jumlah tenaga kerjanya pada bulan mendatang, seiring dengan penumpukan pekerjaan yang terus terakumulasi.

Ke depan, diperkirakan output akan terus naik dan bahkan sebagian besar pengusaha manufaktur memperkirakan akan ekspansi.

Kepercayaan diri ini berpusat pada harapan bahwa pandemi Covid-19 akan berakhir pada tahun mendatang dan memungkinkan kenaikan lanjutan pada permintaan baru.

SOURCE : https://nasional.kontan.co.id/news/ihs-markit-kenaikan-kinerja-manufaktur-tak-diiringi-peningkatan-karyawan-baru