CNN Indonesia | Selasa, 28/09/2021 15:50 WIB

Jakarta, CNN Indonesia — PT Adaro Energy Tbk akan melakukan pembelian kembali saham atau buyback sebanyak-banyaknya Rp4 triliun. Emiten berkode ADRO ini akan membeli saham menggunakan dana dari kas internal.
Berdasarkan keterbukaan informasi di BEI, Adaro mencatat periode pembelian kembali saham perseroan dimulai hari ini, 28 September hingga 26 Desember mendatang.

Sesuai POJK No. 2/2013 dan SEOJK No. 3/2020, jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 20 persen dari modal disetor.

“Dengan ketentuan paling sedikit saham yang beredar adalah 7,5 persen dari modal disetor perseroan,” papar perseroan dalam keterbukaan, Senin (27/9).

Adaro memaparkan buyback saham tidak akan memberikan pengaruh negatif terhadap kinerja dan pendapatan perseroan. Pasalnya , saldo laba dan arus kas perseroan yang tersedia saat ini mencukupi untuk kebutuhan dana pelaksanaan pembelian kembali saham perseroan.

Namun, jika perseroan menggunakan seluruh anggaran yang dicadangkan untuk buyback saham sebesar jumlah maksimum, maka jumlah aset dan ekuitas perseroan akan berkurang sebanyak‐banyaknya Rp4 triliun.

“Pembelian kembali saham perseroan akan dilakukan dengan harga yang dianggap baik dan wajar oleh perseroan dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku,” tulis keterbukaan.

Pembelian kembali saham perseroan akan dilakukan melalui transaksi di BEI melalui pasar reguler. Perseroan telah menunjuk satu perusahaan efek untuk melakukan buyback saham.

SOURCE : https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20210928153122-85-700545/adaro-akan-buyback-saham-rp4-triliun